40 Days and 40 Nights
"Easier said than done."
Sutradara: Michael Lehmann
Sinopsis
Matt Sullivan's last big relationship ended in disaster and ever since his heart's been aching and his commitment's been lacking. Then came Lent, that time of year when everybody gives something up. That's when Matt decides to go where no man's gone before and make a vow: No sex. Whatsoever. For 40 straight days. At first he has everything under control. That is until the woman of his dreams, Erica, walks into his life.
Pemeran
Film Terbaru
Film Berkaitan
Segera Tayang
Ulasan Penonton
40 Days and 40 Nights punya premis menarik sebagai film komedi dan percintaan, tapi eksekusinya masih bisa lebih baik. Ada beberapa momen yang saya nikmati meski kurang konsisten.
Film ini menghadirkan konsep komedi dan percintaan yang unik. 40 Days and 40 Nights mungkin bukan yang terbaik di genre-nya, tapi masih ada hal yang bisa diapresiasi.
Masih bisa menikmati 40 Days and 40 Nights sebagai hiburan ringan. Meski ratingnya biasa, film ini punya momen-momen yang cukup entertaining.
40 Days and 40 Nights (2002) tidak buruk untuk ditonton sekali. Ada usaha dalam pengembangan ceritanya meski hasilnya belum maksimal.
Sebagai film komedi dan percintaan, 40 Days and 40 Nights masih bisa menghibur. Beberapa elemen produksinya lumayan, tapi ceritanya perlu lebih dikembangkan.