Alger, la Mecque des Révolutionnaires (1962-1974)
Sutradara: Ben Salama
Sinopsis
Dari awal tahun 1960an hingga pertengahan tahun 1970an, Aljazair yang merdeka memberikan dukungan yang signifikan terhadap gerakan anti-kolonial dan revolusioner di seluruh dunia. Presiden berturut-turut, Ahmed Ben Bella dan kemudian Houari Boumédiène, menjadikan Aljazair sebagai surga bagi para aktivis yang berjuang melawan penindasan kolonial dan rasial. Aljir si Putih menjadi Aljir si Merah. Che Guevara yang internasionalis mendirikan basis operasinya di sana untuk kegiatan gerilyanya di Afrika. Pemimpin Afrika-Amerika Eldridge Cleaver menjadikannya markas internasional Partai Black Panther. Pada periode ini, Aljazair dikenal sebagai "Mekahnya Kaum Revolusioner".
Pemeran
Film Terbaru
Film Berkaitan
Segera Tayang
Ulasan Penonton
Alger, la Mecque des Révolutionnaires (1962-1974) benar-benar luar biasa! Sebagai pecinta genre dokumenter, film ini jauh melampaui ekspektasi saya. Alur ceritanya emosional dan sinematografinya menawan. Rating 10.0/10 memang pantas!
Sudah lama tidak menonton film sebagus Alger, la Mecque des Révolutionnaires (1962-1974). Setiap detail diperhatikan — dari akting, musik, hingga penyutradaraannya. Salah satu film dokumenter terbaik dalam beberapa tahun terakhir.
Wajib tonton! Alger, la Mecque des Révolutionnaires (1962-1974) (2016) sukses membuat saya terhanyut dari awal sampai akhir. Genre dokumenter-nya dieksekusi dengan sangat baik. Tidak heran ratingnya tinggi.
Pengalaman menonton yang luar biasa. Alger, la Mecque des Révolutionnaires (1962-1974) punya kedalaman cerita yang jarang ada di film dokumenter lainnya. Akting para pemain sangat meyakinkan dan skornya sempurna.
Ini adalah mahakarya! Alger, la Mecque des Révolutionnaires (1962-1974) membuktikan bahwa film dokumenter bisa lebih dari sekadar hiburan — ini karya seni yang menyentuh hati. Sangat direkomendasikan!