Head in the Clouds
"Tiga nyawa. Satu takdir."
Sutradara: John Duigan
Sinopsis
Gilda Bessé berbagi apartemennya di Paris dengan seorang guru sekolah Irlandia, Guy Malyon, dan Mia, seorang pengungsi dari Spanyol. Ketika dunia sedang menuju ke arah perang, Gilda dengan menantang mengejar gaya hidup hedonistiknya dan karirnya yang sedang berkembang sebagai seorang fotografer. Namun Guy dan Mia merasa terdorong untuk bergabung dalam perjuangan melawan fasisme, dan ketiga sahabat itu berpisah.
Pemeran
Film Terbaru
Film Berkaitan
Segera Tayang
Ulasan Penonton
Head in the Clouds punya premis menarik sebagai film drama dan percintaan, tapi eksekusinya masih bisa lebih baik. Ada beberapa momen yang saya nikmati meski kurang konsisten.
Film ini menghadirkan konsep drama dan percintaan yang unik. Head in the Clouds mungkin bukan yang terbaik di genre-nya, tapi masih ada hal yang bisa diapresiasi.
Masih bisa menikmati Head in the Clouds sebagai hiburan ringan. Meski ratingnya biasa, film ini punya momen-momen yang cukup entertaining.
Head in the Clouds (2004) tidak buruk untuk ditonton sekali. Ada usaha dalam pengembangan ceritanya meski hasilnya belum maksimal.
Sebagai film drama dan percintaan, Head in the Clouds masih bisa menghibur. Beberapa elemen produksinya lumayan, tapi ceritanya perlu lebih dikembangkan.