The Last Man(s) on Earth
"Menyelamatkan Dunia Seperti Tidak Ada Hari Esok"
Sutradara: Aaron Hultgren
Sinopsis
Saat Kaduche dan Wynn yang mengaku sebagai ahli bertahan hidup yang tidak cakap mengetahui kehancuran dunia yang akan terjadi, mereka menarik diri dari YouTube dan memasuki Mode Epik untuk menyelamatkan Bumi. Bekerja sama dengan musuh bebuyutan mereka, gadis impian mereka, dan seorang visioner eksentrik yang dikenal sebagai Oracle, kelompok ini berangkat untuk memerangi teroris dalam negeri, komunis Rusia yang kehilangan haknya, dan zombie pemakan otak.
Pemeran
Film Terbaru
Film Berkaitan
Segera Tayang
Ulasan Penonton
The Last Man(s) on Earth punya premis menarik sebagai film komedi dan petualangan, tapi eksekusinya masih bisa lebih baik. Ada beberapa momen yang saya nikmati meski kurang konsisten.
Film ini menghadirkan konsep komedi dan petualangan yang unik. The Last Man(s) on Earth mungkin bukan yang terbaik di genre-nya, tapi masih ada hal yang bisa diapresiasi.
Masih bisa menikmati The Last Man(s) on Earth sebagai hiburan ringan. Meski ratingnya biasa, film ini punya momen-momen yang cukup entertaining.
The Last Man(s) on Earth (2015) tidak buruk untuk ditonton sekali. Ada usaha dalam pengembangan ceritanya meski hasilnya belum maksimal.
Sebagai film komedi dan petualangan, The Last Man(s) on Earth masih bisa menghibur. Beberapa elemen produksinya lumayan, tapi ceritanya perlu lebih dikembangkan.