The Rum Diary
"Satu bagian kemarahan. Satu bagian keadilan. Tiga bagian rum. Aduk rata."
Sutradara: Bruce Robinson
Sinopsis
Bosan dengan kebisingan dan kegilaan New York serta konvensi yang menghancurkan di Amerika pada akhir era Eisenhower, jurnalis keliling Paul Kemp melakukan perjalanan ke pulau Puerto Rico yang masih asli untuk menulis untuk surat kabar lokal San Juan yang dijalankan oleh editor tertindas Lotterman. Mengadopsi gaya hidup 'The Lost Generation' karya Hemingway versi akhir tahun 50-an yang penuh rum, Paul segera terlibat dengan seorang wanita Amerika yang sangat menarik dan tunangannya, seorang pengusaha yang terlibat dalam kesepakatan pengembangan properti yang teduh. Di dunia inilah Kemp akhirnya menemukan suara aslinya sebagai seorang penulis dan integritas sebagai seorang pria.
Pemeran
Film Terbaru
Film Berkaitan
Segera Tayang
Ulasan Penonton
The Rum Diary punya premis menarik sebagai film komedi dan drama, tapi eksekusinya masih bisa lebih baik. Ada beberapa momen yang saya nikmati meski kurang konsisten.
Film ini menghadirkan konsep komedi dan drama yang unik. The Rum Diary mungkin bukan yang terbaik di genre-nya, tapi masih ada hal yang bisa diapresiasi.
Masih bisa menikmati The Rum Diary sebagai hiburan ringan. Meski ratingnya biasa, film ini punya momen-momen yang cukup entertaining.
The Rum Diary (2011) tidak buruk untuk ditonton sekali. Ada usaha dalam pengembangan ceritanya meski hasilnya belum maksimal.
Sebagai film komedi dan drama, The Rum Diary masih bisa menghibur. Beberapa elemen produksinya lumayan, tapi ceritanya perlu lebih dikembangkan.